Tampilkan postingan dengan label Bike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bike. Tampilkan semua postingan

Polygon ZENITH DX GENT


Sepeda yg satu ini cocok untuk diajak keliling-keliling kompleks atau olahraga bersama keluarga


MODEL NAME
ZENITH DX (GENT)
TYPE PREMIUM COMMUTING – SHIMANO ALFINE 8SP
SIZE 44
COLOR BLACK
FRAME ALLOY COMMUTING BIKE
FORK SR SUNTOUR SWING SHOCK, MG LOWER, DISC MOUNT ONLY
FRAME SUSPENSION N/A
HANDLEBAR FSA METROPOLIS HB-CT-308-OS
BAR END N/A
STEM FSA METROPOLIS ST-CT-160
ROTOR/DETANGLER N/A
HEADSET FSA ORBIT Z
SADDLE SELLE ROYAL RESPIRO ATHLETIC, SPORT MALE
SEATPOST FSA METROPOLIS
CHAINWHEEL SHIMANO ALFINE & GATES FRONT CHAIRING
BOTTOM BRACKET N/A
CHAIN GATES 118T
CHAIN GUIDE/CHAIN COVER N/A
CASSETTE SPROCKET/FREEWHEEL GATES 24T
SHIFTING LEVER SHIMANO ALFINE SL-S700
BRAKE LEVER SHIMANO ALFINE BL-S502
FRONT DERAILLEUR N/A
REAR DERAILLEUR N/A
FRONT BRAKE SHIMANO ALFINE BR-S501
REAR BRAKE SHIMANO ALFINE BR-S501
DISC BRAKE ROTOR N/A
PEDAL VP ALLOY PEDAL
TYRE SCHWALBE KOJAK 700X35C
TUBE AV VALVE
RIM RIGIDA ALLOY
SPOKE STAINLESS STEEL
FRONT HUB SHIMANO ALFINE HUB 32H
REAR HUB SHIMANO ALFINE HUB 32H
WHEEL SET N/A

Polygon Heist 1.0 Bike Hybrid



MODEL NAME HEIST 1.0
TYPE HYBRID - SHIMANO TOURNEY 21sp
SIZE 43
COLOR SILVER
FRAME ALUTECH HYBRID FRAME
FORK HI-TEN TREKKING FORK
FRAME SUSPENSION N/A
HANDLEBAR STEEL
BAR END N/A
STEM STEEL
ROTOR/DETANGLER N/A
HEADSET POLYGON
SADDLE POLYGON
SEATPOST POLYGON SSX ALLOY
CHAINWHEEL SR XCC 48Tx38Tx28T
BOTTOM BRACKET CARTRIDGE SEALED BEARING
CHAIN KMC Z50
CHAIN GUIDE/CHAIN COVER N/A
CASSETTE SPROCKET/FREEWHEEL SHIMANO TOURNEY 14-28T
SHIFTING LEVER SHIMANO - RAPID SHIFTER
BRAKE LEVER SHIMANO
FRONT DERAILLEUR SHIMANO TOURNEY
REAR DERAILLEUR SHIMANO TOURNEY
FRONT BRAKE ALLOY V-BRAKE
REAR BRAKE ALLOY V-BRAKE
DISC BRAKE ROTOR N/A
PEDAL ALLOY
TYRE 700x38C
TUBE AV VALVE
RIM ALLOY SINGLE WALL
SPOKE STEEL
FRONT HUB STEEL 36H
REAR HUB STEEL 36H
WHEEL SET N/A

Bicycle Wheels and Tires

Pengecekan roda dan ban sepeda


Bongkar pasang roda depan dengan quick release, dan memasang roda depan sepeda

Bongkar pasang roda belakang dengan quick release, dan memasang roda belakang sepeda

Bongkar pasang roda depan dengan bolt-on, dan memasang roda depan sepeda
Bongkar pasang roda belakang dengan bolt-on, dan memasang roda belakang sepeda

Memperbaiki/mengganti ban kempis/bocor sepeda

Bike Braking System

Penyetelan V-Brake sepeda
Penggatian Rem V-Brake sepeda

Penyetelan rem DiscBrake sepeda
Penggantian pad rem DiscBrake sepeda

Bike Frame size and Elevation Saddle

Ukuran frame sepeda

Ketinggian sadel sepeda

Bike Gear System

Penyetelan deraileur belakang sepeda
Penyetelan dengan sistem shinmo index sistem sepeda

Penyetelan deraileur depan sepeda

Sistem operasi shifter sepeda

Timming pencegahan bunyi sepeda

Bike Anatomy

History Bike

Sepeda saya Polygon Heist 1.0 IT-RIDE

Sepeda adalah kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yg digerakkan kaki untuk menjalankannya.



Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede. Bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda.

Yang pasti, konstruksinya belum mengenal besi. Modelnya pun masih sangat "primitif". Ada yang bilang tanpa engkol, pedal tongkat kemudi (setang). Ada juga yang bilang sudah mengenal engkol dan setang, tapi konstruksinya dari kayu.

Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya. Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.

Baru pada 1839, Kirkpatrick MacMillan, pandai besi kelahiran Skotlandia, membuatkan "mesin" khusus untuk sepeda. Tentu bukan mesin seperti yang dimiliki sepeda motor, tapi lebih mirip pendorong yang diaktifkan engkol, lewat gerakan turun-naik kaki mengayuh pedal. MacMillan pun sudah "berani" menghubungkan engkol tadi dengan tongkat kemudi (setang sederhana).


Sedangkan ensiklopedia Britannica.com mencatat upaya penyempurnaan penemu Perancis, Ernest Michaux pada 1855, dengan membuat pemberat engkol, hingga laju sepeda lebih stabil. Makin sempurna setelah orang Perancis lainnya, Pierre Lallement (1865) memperkuat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekelilingnya (sekarang dikenal sebagai pelek atau velg). Lallement juga yang memperkenalkan sepeda dengan roda depan lebih besar daripada roda belakang.

Namun kemajuan paling signifikan terjadi saat teknologi pembuatan baja berlubang ditemukan, menyusul kian bagusnya teknik penyambungan besi, serta penemuan karet sebagai bahan baku ban. Namun, faktor safety dan kenyamanan tetap belum terpecahkan. Karena teknologi suspensi (per dan sebagainya) belum ditemukan, goyangan dan guncangan sering membuat penunggangnya sakit pinggang. Setengah bercanda, masyarakat menjuluki sepeda Lallement sebagai boneshaker (penggoyang tulang).


Sehingga tidak heran jika di era 1880-an, sepeda tiga roda yang dianggap lebih aman buat wanita dan laki-laki yang kakinya terlalu pendek untuk mengayuh sepeda konvensional menjadi begitu populer. Trend sepeda roda dua kembali mendunia setelah berdirinya pabrik sepeda pertama di Coventry, Inggris pada 1885. Pabrik yang didirikan James Starley ini makin menemukan momentum setelah tahun 1888 John Dunlop menemukan teknologi ban angin. Laju sepeda pun tak lagi berguncang.


Penemuan lainnya, seperti rem, perbandingan gigi yang bisa diganti-ganti, rantai, setang yang bisa digerakkan, dan masih banyak lagi makin menambah daya tarik sepeda. Sejak itu, berjuta-juta orang mulai menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, dengan Amerika dan Eropa sebagai pionirnya. Meski lambat laun, perannya mulai disingkirkan mobil dan sepeda motor, sepeda tetap punya pemerhati. Bahkan penggemarnya dikenal sangat fanatik.

Jenis-jenis sepeda
Kini sepeda mempunyai beragam nama dan model. Pengelompokan biasanya berdasarkan fungsi dan ukurannya.

  • Sepeda gunung-digunakan untuk lintasan off-road dengan rangka yang kuat, memiliki suspensi, dan kombinasi kecepatan sampai 27.
  • Sepeda jalan raya-digunakan untuk balap jalan raya, bobot keseluruhan yang ringan, ban halus untuk mengurangi gesekan dengan jalan, kombinasi kecepatan sampai 27
  • Sepeda BMX-BMX merupakan kependekan dari bicycle moto-cross, banyak digunakan untuk atraksi
  • Sepeda mini-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda anak-anak, baik beroda dua maupun beroda tiga
  • Sepeda angkut-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda kumbang, sepeda pos
  • Sepeda lipat-merupakan jenis sepeda yang bisa dilipat dalam hitungan detik sehingga bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah
  • Sepeda Balap - Sepeda yang model handlernya setengah lingkaran dan digunakan untuk balapan.